<script> var vioMagzSetting = { numberedPageNav: true, perPage: 8, bacaJuga: true, jumlahBacaJuga: 3, judulBacaJuga: "Baca Juga", }; </script>
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Tips Mengelola Keuangan dalam Berbisnis

Edukasi-Remaja.com - 5 Tips Mengelola Keuangan Bisnis Kecil- Mengelola keuangan dapat menjadi tantangan bagi pemilik bisnis kecil mana pun. Seringkali, alasan bisnis kecil Anda sukses adalah karena keterampilan yang Anda bawa untuk membuat produk atau menyediakan layanan Anda. Jika Anda tidak memiliki banyak pengalaman dalam mengelola keuangan bisnis, ini bisa terasa seperti pekerjaan rumah dan Anda bisa tergelincir ke dalam kebiasaan keuangan yang buruk yang suatu saat dapat merugikan bisnis Anda.

Edukasi-Remaja.com


Langkah terpenting bagi setiap pemilik bisnis adalah mendidik diri mereka sendiri. Dengan memahami keterampilan dasar yang diperlukan untuk menjalankan bisnis kecil seperti melakukan tugas akuntansi sederhana, mengajukan pinjaman atau menyusun laporan keuangan, pemilik bisnis dapat menciptakan masa depan keuangan yang stabil dan menghindari kegagalan. Selain pendidikan, tetap teratur adalah komponen utama dari pengelolaan uang yang baik.


5 Tips Mengelola Keuangan Bisnis Kecil


1. Bekerja secara mandiri


Jika Anda menjalankan bisnis kecil, mudah untuk mencoba dan memasukkan semuanya ke dalam operasi sehari-hari. Lagi pula, modal ekstra itu sering kali dapat membantu bisnis Anda berkembang. Alexander Lowry, seorang profesor dan direktur master sains dalam program analisis keuangan di Gordon College, mengatakan pemilik usaha kecil tidak boleh mengabaikan peran mereka sendiri di perusahaan dan harus memberi kompensasi yang sesuai. Anda ingin memastikan bahwa bisnis dan keuangan pribadi Anda dalam kondisi yang baik.


“Banyak pemilik UKM, terutama yang masih awal, lalai membayar sendiri,” ujarnya. "Mereka [percaya] lebih penting untuk menjalankan bisnis dan membayar semua orang. Tetapi, jika bisnis tidak berhasil, Anda tidak akan pernah membayar diri Anda sendiri. Ingat, Anda adalah bagian dari bisnis dan Anda perlu memberi kompensasi kepada diri sendiri sebanyak Anda membayar orang lain.


2. Berinvestasi


Selain membayar diri sendiri, penting untuk menyisihkan uang dan melihat peluang pertumbuhan. Ini dapat memungkinkan bisnis Anda berkembang dan bergerak ke arah keuangan yang sehat. Edgar Collado, kepala keuangan Tobias Financial Advisors, mengatakan pemilik bisnis harus selalu memperhatikan masa depan.


"Bisnis kecil yang ingin terus tumbuh, berinovasi, dan menarik karyawan terbaik [harus] menunjukkan bahwa mereka bersedia berinvestasi di masa depan," katanya. "Pelanggan akan menghargai peningkatan tingkat layanan. Karyawan akan menghargai bahwa Anda berinvestasi di perusahaan dan dalam karier mereka. Dan pada akhirnya Anda akan menciptakan lebih banyak nilai untuk bisnis Anda daripada jika Anda hanya menghabiskan semua keuntungan Anda untuk urusan pribadi."


3. Gunakan sistem Kredit secara bijak


Seiring pertumbuhan perusahaan Anda, Anda mungkin ingin membeli lebih banyak real estat komersial, memperoleh polis asuransi tambahan, dan mengambil lebih banyak pinjaman untuk memfasilitasi semua pengejaran ini. Dengan kredit bisnis yang buruk, mendapatkan persetujuan untuk semua transaksi dan akuisisi ini bisa lebih sulit. Untuk mempertahankan kredit yang baik, lunasi semua pendanaan hutang Anda secepat mungkin. Misalnya, jangan biarkan kartu kredit bisnis Anda memiliki saldo lebih dari beberapa minggu. Demikian pula, jangan mengambil pinjaman dengan suku bunga yang tidak mampu Anda bayar. Hanya mencari pendanaan yang dapat Anda bayar dengan cepat dan mudah.


4. Miliki strategi penagihan yang baik.


Setiap pemilik bisnis memiliki klien yang secara konsisten terlambat membayar tagihan dan pembayarannya. Mengelola keuangan bisnis kecil juga berarti mengelola arus kas untuk memastikan bisnis Anda beroperasi pada tingkat yang sehat setiap hari. Jika Anda kesulitan menagih dari pelanggan atau klien tertentu, mungkin inilah saatnya untuk berkreasi dengan cara Anda menagih mereka.


5. Mengukur Pengeluaran selama satu bulan


Mengukur pengeluaran dan laba atas investasi dapat memberi Anda gambaran yang jelas tentang investasi apa yang masuk akal dan mana yang mungkin tidak layak untuk dilanjutkan. Deborah Sweeney, CEO MyCorporation, mengatakan pemilik bisnis kecil harus waspada di mana mereka membelanjakan uang mereka.


Itulah 5 tips untuk mengelola keuangan bisnis agar stabil dan tidak mudah bangkrut.