Panduan Cara Menganalisis Saham yang Baik

Panduan cara menganalisis saham yang baik - Metode cara analisis saham merupakan pertanyaan bagi setiap trader yang ingin memulai investasi ke bursa saham. Cara analisis saham adalah pertanyaan yang sangat umum dan paling dasar, ada saham dan baik dan ada saham yang buruk, namun ukuran "baik" untuk saham sangat relatif, karena dapat berubah-ubah. Karena itu, di artikel ini, Edukasi-Remaja.com akan memberikan kunci untuk menganalisa saham yang ingin anda beli.

Cara analisis saham adalah pertanyaan yang sangat umum dan paling dasar, ada saham dan baik dan ada saham yang buruk, namun ukuran "baik" untuk saham sangat relatif, karena dapat berubah-ubah. Karena itu, di artikel ini, Edukasi-Remaja.com akan memberikan kunci untuk menganalisa saham yang ingin anda beli.


Tujuan setiap orang saat menganalisa saham adalah mencari saham yang bagus dan sehat untuk jangka pendek maupun jangka panjang, yang mana saham tersebut akan menghasilkan profit atau keuntungan untuk mereka. Setiap investor memiliki kriteria mereka sendiri dalam menganalisa dan memilih saham yang mereka inginkan, dasarnya anda harus tahu apa yang anda inginkan dan kriteria apa yang anda gunakan dalam memilih saham.

Untuk menganalisa saham dengan baik, anda harus paham tentang apa saja yang anda gunakan dalam analisa

- Apakah metode analisa yang anda pakai cocok untuk anda
- Apakah anda mengenal tentang industri saham yang ingin anda beli
- Apakah sesuai dengan kriteria yang anda cari

Banyak Investor yang tidak paham dengan metode analisis yang mereka gunakan, ada yang menggunakan terlalu banyak metode untuk menganalisa saham yang ingin mereka beli. Padahal, menganalisa saham cukup menggunakan beberapa indikator yang penting saja, tidak semua indikator dapat dipakai dalam menganalisa saham yang ingin dibeli.

Setelah menganalisa menggunakan indikator, pahami tentang saham yang ingin anda beli, jika itu merupakan saham perusahaan walaupun menampilkan pertumbuhan yang sehat tetapi merupakan perusahaan dengan industri musiman, mungkin tidak baik untuk anda yang mengenal perusahaan industri konstruksi. Kenapa? Jika anda mengetahui seluk beluk pengelolaan perusahaan industri konstruksi, tentu anda paham betul segalanya tentang perusahaan tersebut, prospek mereka dan juga apa yang dapat menghambat mereka. Sedangkan jika anda memilih berinvestasi di perusahaan farmasi dengan pengetahuan anda tentang konstruksi, tentu bisa jadi anda tidak tahu apa yang sedang terjadi ketika harga saham turun dan binggung harus melakukan apa. Apakah harus jual saham yang turun tersebut, atau beli lebih banyak lagi? Hal tersebut membuat pemahaman tentang industri penting dalam analisa dan pembelian saham.

Setiap Investor tentu memiliki kriteria mereka sendiri dalam memilih saham yang mereka inginkan, dalam menganalisa saham jangan lupa untuk mengingat dan menyesuaikan saham dengan kriteria yang anda miliki. Misalkan anda mencari saham dengan harga minimal 100.000 rupiah per lembar yang berada di industri makanan, jadi jangan lirik saham-saham dengan harga lebih rendah dan dengan industri berbeda. Sebaliknya, jika anda mencari saham dengan harga dibawah 1.000 rupiah, jangan lihat dan lirik saham dengan harga lebih tinggi dari itu.

Selain 3 faktor diatas, anda banyak hal untuk menjadi pertimbangan dalam menganalisa dan membeli saham, seperti Bull Market dan Santa Effect, sentimen market, kondisi industri tempat perusahaan tersebut berbisnis, dan lain-lain.