Tips Memulai Bisnis Pakaian Bagi Remaja Dengan Modal Minim

Edukasi-Remaja.com - Banyak sekali orang yang bercita-cita menjadi pengusaha. Namun, kebanyakan hanya berhenti hingga tahap berkeinginan saja. Menjadi seorang pengusaha merupakan sebuah komitmen jangka panjang. Nah, bagi kalian yang siap berkomitmen, sekarang ini Edukasi-Remaja.com akan membahas tahap-tahap cara memulai bisnis pakaian untuk remaja dengan modal minim nih. Yuk disimak hingga tuntas.

Sebelum kalian memulai bisnis pakaian atau penjualan baju, ada baiknya kalian memahami dasar-dasar bisnis terlebih dahulu. Karena tidak sedikit orang yang gagal di tengah jalan karena walaupun memiliki modal, mereka tidak mengerti apa itu target penjualan, apa itu konsumen potensial bahkan tidak mengerti tentang barang yang mereka jual. Maka dari itu, kali ini kita akan membahas tentang hal-hal yang harus diketahui dan dipersiapkan jika kalian ingin memulai bisnis penjualan pakaian

Tips Memulai Bisnis Pakaian

Berikut ini merupakan tips memulai bisnis pakaian bagi kalian yang ingin memulai bisnis penjualan pakaian :

1. Menentukan Produk yang akan dijual

Pakaian merupakan segmen general atau segmen umum dari kategori pakaian. Ada banyak sekali jenis pakaian, seperti baju yang terdiri dari banyak jenis seperti kaos, kemeja, jaket, serta celana yang terdiri dari celana dasar, celana jeans, dll. Tidak hanya itu, terdapat juga pilihan pakaian dalam hingga kaus kaki. Nah, bagi kalian yang ingin memulai bisnis penjualan pakaian, setidaknya harus menentukan pilihan segmen atau kategori pakaian yang akan kalian jual. Tentu saja kalian boleh menjual segala jenis pakaian, tetapi banyak sekali para pakar dan para pebisnis yang berpengalaman menyarankan untuk berfokus kepada satu kategori atau segmen sebagai permulaan. Seperti fokus menjual jaket terlebih dahulu, atau kaus terlebih dahulu.

2. Mengerti Keinginan Konsumen

Kalau kalian sudah menentukan jenis pakaian yang akan dijual, sudah saatnya kalian mencari tahu keinginan para konsumen. Ada baiknya kalian bertanya-tanya dahulu kepada keluarga, teman, dan orang sekitar tentang preferensi mereka dalam memilih pakaian. Hal tersebut akan sangat membantu kalian dalam mempersiapkan pilihan stok barang.

3. Tentukan Target Pasar Kalian

Setelah mengetahui keinginan para konsumen, tentukan target pasar untuk penjualan kalian. Kenapa? tentunya setelah bertanya kesana kemari, kalian akan menemukan preferensi mereka, jadi kalian boleh saja menentukan target pasar sesuai dengan keinginan kalian. Misal jika kalian menginginkan penjualan kepada ibu-ibu dengan preferensi dari keluarga, tentu boleh-boleh saja. Atau jika kalian ingin melakukan menjual kepada teman sebaya dengan preferensi mereka, juga boleh pastinya. Intinya, setelah kalian mengetahui dan mengerti keinginan serta preferensi konsumen, kalian harus menentukan target pasar kalian terlebih dahulu sebelum memilih barang mana yang harus kalian stok.

4. Tentukan Segmen Target Penjualan dari Target Pasar

Dalam target pasar, tentunya orang-orang memiliki preferensi atau kebutuhan yang berbeda. Nah, hal tersebut dapat kalian manfaatkan untuk mengeruk keuntungan. Target penjualan yang terfokus akan lebih menguntungkan, kenapa? karena dengan begitu, kalian dapat memilah lebih lanjut mana produk yang tidak kalian perlukan dalam stok kalian. Misalkan, kalian ingin menjual pakaian untuk para wanita, selain itu mereka merupakan wanita berumur 19-30 tahun. Tidak hanya sampai disitu, kalian juga dapat menentukan segmen dari kategori tersebut. Contoh simpel nya, pakaian untuk wanita yang berisi (gemuk) dan wanita langsing (kurus). Kalian boleh-boleh saja fokus terhadap penjualan pakaian untuk wanita yang berisi atau wanita yang langsing, karena hal tersebut akan lebih mudah dibandingkan dengan jika kalian harus memiliki stok berbagai jenis ukuran pakaian.

5. Kenali Pesaing sebelum Memulai

Ketika kalian telah menentukan produk apa yang akan kalian jual berserta target pasar dan target penjualan. Ada baiknya kalian cari tahu tentang pesaing potensial kalian. Karena tentu saja mereka akan menjadi teman, partner, rival bahkan bisa jadi menghalangi kalian dalam perjalanan kalian meraih keuntungan. Oleh karena itu, ada baiknya kalian mengenali dan mempelajari tentang pesaing kalian dalam pasar. Cari tahu produk yang mereka jual, apakah mereka memiliki target pasar yang sama dengan kalian? apa kelebihan produk mereka? apa kekurangan produk mereka? Serta apakah kalian dapat memberikan harga yang bersaing dengan mereka?

6. Cari Supplier yang Tepat untuk Mencari Keuntungan Bersama

Dalam berbisnis, setiap tindakan yang kalian lakukan merupakan bisnis. Baik itu dari perencanaan, penentuan target pasar, serta ketika memilih supplier juga merupakan tindakan bisnis. Kenapa? setelah kalian memutuskan melakukan bisnis, hal paling utama adalah mencari keuntungan. Namun, bukan hanya kalian, Supplier barang juga tentunya mencari keuntungan. Maka dari itu, kalian harus pintar memilih supplier mana yang akan menjadi pemasok barang kalian untuk jangka panjang, kenapa? Karena supplier lebih ramah dan lebih mudah di negosiasi jika kalian mengisyaratkan bahwa kalian ingin berbisnis dengan mereka dalam jangka panjang. Sering berganti-ganti pemasok barang tidak bagus untuk bisnis kalian, karena harga barang yang akan terus berubah serta supplier akan berusaha untuk mencari keuntungan sebanyak-banyaknya dari kalian jika mereka menganggap bahwa bisnis tersebut hanyalah bisnis sekali saja. Oleh karena itu, carilah supplier yang tepat untuk jangka panjang, bahkan kalian juga nantinya bisa mencoba untuk menawarkan sistem partnership kepada mereka.

7. Tentukan Cara Pemasaran Produk Kalian

Setelah menentukan target pasar, mengenali pesaing, dan memilah supplier, ada baiknya kalian mencaritahu tentang media pemasaran kalian. Apa yang harus kalian lakukan agar produk kalian diketahui orang banyak? Bagaimana cara kalian memasarkan produk kalian? Tentunya ada banyak sekali cara untuk memasarkan produk kalian. Bagi kalian yang memiliki toko sendiri, tentunya keberadaan toko tersebut sudah menjadi sebuah IKLAN selama toko tersebut tetap ada disana. Namun, untuk meningkatkan popularitas produk, tentunya kalian membutuhkan media pemasaran. Kalian bisa memulai memasarkan produk di sosial media, meminta teman untuk melakukan endorse atau bahkan membayar influencer untuk memasarkan produk kalian. Tidak hanya itu, sekarang ini di online shop, ada banyak sekali sistem siaran yang dapat digunakan oleh para penjual untuk memasarkan produk mereka.

8. Ketahui Berapa yang Kalian Butuhkan Agar Bisnis Tetap Berjalan

Hal yang paling penting sebelum kalian memulai melakukan bisnis penjualan pakaian adalah mengetahui berapa modal yang diperlukan, berapa pengeluaran yang dihabiskan, dan berapa jumlah yang kalian butuhkan agar bisnis tetap berjalan. Seperti yang kalian ketahui, Bisnis memerlukan banyak sekali modal untuk dibakar, seperti membayar sewa tempat, membayar media pemasaran jika kalian mempekerjakan influencer, biaya stok barang, gaji karyawan, dan hal-hal kecil lainnya yang harus kalian perhitungkan dengan seksama. Oleh karena itu, sebelum memulai terjun dan berenang dalam bisnis pakaian kalian, kalian harus mengetahui berapa biaya yang harus dimiliki agar bisnis tetap berjalan setiap bulannya. Misal, dengan memperhitungkan biaya sewa tempat, gaji karyawan, dan biaya influencer, kalian telah menentukan biaya dasar agar bisnis kalian tetap berjalan, selanjutnya hanya tinggal memenuhi angka penjualan yang diperlukan agar bisnis kalian bisa bertahan selama-lamanya.

9. Mulailah dengan Start yang Pelan tapi Pasti

Tidak perlu meriah, tidak perlu gila-gilaan, dan tentunya tidak perlu banyak sekali ucapan selamat. Ketika semua telah siap, sudah waktunya bagi kalian untuk memulai bisnis kalian. Lakukan dengan komitmen yang kuat. Tidak perlu melakukan diskon besar-besaran agar barang kalian dikenal, karena tentunya kalian tidak ingin berada di garis minus ketika baru saja memulai bisnis kan? Karena orang yang menginginkan dan membutuhkan produk kalian akan menyukai produk kalian dan membelinya.

10. Adakan Diskon Tapi jangan Terlalu Sering

Bagi kalian yang selalu melakukan stok barang, tentunya barang yang terus-terusan menumpuk dan tidak terjual akan sangat mengganggu. Karena itu, ada baiknya kalian melakukan cuci gudang, dengan cara melakukan diskon untuk barang-barang yang sulit terjual. Tetapi jangan terlalu sering. Batasi kegiatan cuci gudang kalian agar kalian tetap berada diatas garis minus. Terlebih, kegiatan cuci gudang juga dapat mempengaruhi image toko/brand kalian, sehingga banyak yang menganggap mereka murahan karena harga asli akan terlihat ketika kegiatan cuci gudang dilakukan.

Sekian artikel tentang Tips memulai bisnis pakaian bagi remaja dengan modal minim, semoga bermanfaat.