<script> var vioMagzSetting = { numberedPageNav: true, perPage: 8, bacaJuga: true, jumlahBacaJuga: 3, judulBacaJuga: "Baca Juga", }; </script>
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menganalisa Saham Sendiri

Cara menganalisa Saham sendiri - Ketika membeli saham, setiap orang memiliki pertanyaan yang sama. Apakah saham tersebut akan menguntungkan atau tidak. Setiap saham yang anda beli, merupakan hak dan tanggung jawab anda karena anda melakukan trading menggunakan modal anda sendiri, ketika saham menjadi profit maka itu adalah keuntungan anda, namun berlaku untuk sebaliknya ketika saham tidak profit atau merugi, maka hal tersebut adalah tanggung jawab anda pula. Bahkan jika anda menggunakan jasa pihak ke-3 untuk membeli saham, atau jasa broker, walaupun broker memilihkan saham untuk anda, hal tersebut adalah sepenuhnya kerugian anda, karena anda telah menyetujui pembelian saham yang dipilih. Oleh karena itu, anda harus belajar dan bisa menganalisa saham secara mandiri atau otodidak.

Cara menganalisa Saham sendiri - Ketika membeli saham, setiap orang memiliki pertanyaan yang sama. Apakah saham tersebut akan menguntungkan atau tidak. Setiap saham yang anda beli, merupakan hak dan tanggung jawab anda karena anda melakukan trading menggunakan modal anda sendiri, ketika saham menjadi profit maka itu adalah keuntungan anda, namun berlaku untuk sebaliknya ketika saham tidak profit atau merugi, maka hal tersebut adalah tanggung jawab anda pula.



Banyak pelaku Trading atau Trader yang mengalami kendala ketika mereka menganalisa saham secara mandiri, dikarenakan kebanyakan trader saham melakukan perdagangan saham sebagai pekerjaan paruh waktu (bukan pekerjaan utama) sehingga mereka tidak memiliki banyak waktu untuk menganalisa saham sendiri. Selain faktor waktu, kebanyakan trader mengaku malas untuk melakukan analisis saham sendiri, padahal lalai dalam melakukan analisis dapat membuat trading anda mengalami kerugian.

Karena itu, akhirnya banyak trader-trader yang tidak memiliki banyak waktu dan malas untuk melakukan analisis bergabung ke grup-grup trading, dengan tujuan untuk mendapatkan rekomendasi tentang saham yang akan dibeli. Kebanyakan trader bergabung ke grup premium, yang harus membayar untuk bergabung agar rekomendasi trading dapat diterima secara real time dan bisa langsung di lakukan. Cara tersebut boleh saja anda lakukan, namun tentunya ada kekurangan dalam cara tersebut, dimana ketika saham yang di rekomendasikan terbukti tidak bagus, maka hal tersebut sepenuhnya adalah resiko anda, karena tidak ada yang dapat menjamin apakah trading yang dilakukan akan untung atau tidak. Oleh karena itu, ada baiknya anda bisa menganalisa saham secara mandiri, karena dengan analisa mandiri maka anda bisa tahu kebutuhan trading dan saham yang secara pribadi cocok dengan diri anda, baik itu harga, waktu jual, dan sebagainya.

Bagi anda yang ingin bisa menganalisa saham secara mandiri, terutama jika memiliki kesibukan dan waktu yang terbatas, maka berikut ini adalah cara menganalisa saham untuk anda :

1. Sesuaikan waktu anda untuk menganalisa saham

Menganalisa saham akan sulit ketika anda tidak memiliki waktu, sesuaikan waktu luang yang anda punya untuk menganalisa saham, contoh ketika pagi hari sebelum sarapan dan berangkat kerja, atau malam hari ketika anda sudah ingin tidur. Kenapa? Karena di jam-jam kerja, mungkin anda tidak memiliki waktu yang cukup untuk menganalisa saham dengan tenang. Seperti yang anda tahu, memantau market membutuhkan waktu dan fokus, jika anda tidak bisa menyediakan waktu untuk menganalisa saham di hari biasa, anda bisa menggunakan waktu disaat hari libur atau weekend.

Setelah anda menemukan saham yang cocok, dan menurut anda layak untuk dibeli, maka anda bisa langsung memasang harga beli dan jumlah yang anda inginkan. Jangan lupa untuk memasang Take Profit dan Sell Loss, jadi anda tidak perlu memantau market setiap saat. 

2. Jadikan saham yang mudah dianalisa Proritas anda

Waktu yang sedikit dan beragam saham untuk dianalisa akan membuat anda kelelahan. Pilihlah saham-saham yang menurut anda mudah dibaca dengan analisa teknikal. Karena jika anda memaksa untuk menganalisa setiap saham satu per satu, maka anda akan menghabiskan waktu yang banyak, karena itu, lebih baik untuk memprioritaskan saham yang menurut anda bagus dengan metode teknikal untuk mempermudah analisa saham.

3. Pakai Analisa Teknikal yang mudah digunakan

Para trader tidak menyukai analisis sendiri atau malas, dikarenakan mereka harus menggungkan analisis teknikal. Mengapa? Karena ada banyak sekali variasi analisis teknikal yang dapat digunakan, sehingga trader pemula yang belum memahami analisa teknikal jadi malas menganalisis dan malas belajar menganalisis sendiri. Mereka tidak paham, tidak tahu apa yang harus dilakukan dan akhirnya malas menganalisa.

Agar mempercepat dan mempermudah analisa saham, gunakan analisa-analisa teknikal yag simpel dan mudah di praktikkan, agar anda bisa menganalisa saham secara otodidak dengan lebih cepat dan mudah. 

4. Pahami Seni analisa saham 

Poin paling penting yang tidak boleh anda gunakan adalah anda harus memiliki pengetahuan tentang analisa saham, baik itu analisa teknikal dan analisa fundamental. Banyak Trader yang tidak mengerti tentang kedua hal tersebut, akibatnya mereka melewatkan hal tersebut karena malas belajar dan bergantung bada rekomendasi atau analisa orang lain. 

Sekian artikel tentang Cara menganalisa saham sendiri, semoga bermanfaat.