Memulai Bisnis Kuliner? Simak Tips Berikut ini

Tips untuk Bisnis Kuliner - Apakah anda pemilik bisnis kuliner? Atau mungkin anda berpikir untuk memulai bisnis kuliner? Dalam memulai bisnis ada banyak hal sebagai pertimbangan sebelum memulai bisnis. Binis Kuliner, adalah bisnis yang masuk kedalam penjualan dan pelayanan makanan, anda menjual makanan baik itu makanan rumahan atau makanan cepat saji kepada konsumen atau pelanggan. Sedikit yang tahu, bahwa walaupun manusia butuh makanan sebagai kebutuhan mereka, namun tidak sedikit pula bisnis kuliner yang gagal, atau berhenti di tengah jalan. Alasan utama nya? Sedikitnya penjualan mereka, atau sedikitnya pembeli yang membeli makanan mereka. Maka dari itu, berikut adalah tips untuk bisnis kuliner agar sukses.

Tips untuk Bisnis Kuliner - Apakah anda pemilik bisnis kuliner? Atau mungkin anda berpikir untuk memulai bisnis kuliner? Dalam memulai bisnis ada banyak hal sebagai pertimbangan sebelum memulai bisnis. Binis Kuliner


Tips agar Bisnis Kuliner anda menjadi sukses

1. Lokasi

Lokasi menjadi faktor utama mengapa bisnis kuliner sepi pengunjung. Mungkin bisnis atau usaha anda berlokasi di tempat yang sulit dijangkau? Jarang dilihat orang? Sulit dicari? Memang, tempat yang strategis merupakan hal yang penting. tetapi, ada baiknya sebelum anda berpikir tentang lokasi yang baik untuk bisnis kuliner anda, pertimbangkan tentang biaya sewa lokasi tersebut. Terkadang lokasi yang yang terlalu strategis dengan biaya sewa yang tinggi justru membuat bisnis kuliner anda kedalam garis merah, atau garis defisit. Jadi, pertimbangkan, apakah lebih baik memilih lokasi yang tidak strategis namun murah, dan lokasi strategis namun mahal, jangan lupa sesuaikan dengan modal usaha yang anda miliki.

Ironisnya, kebanyakan orang berpendapat bahwa lokasi yang strategis akan membuat mereka mendapat lebih banyak pesanan atau penjualan. Sehingga mereka dengan berani mengambil tempat strategis yang memiliki harga sewa mahal dengan harapan bahwa pelanggan akan tertarik untuk mengunjungi bisnis mereka. Kenyataannya, banyak bisnis kuliner di jalan-jalan sempit yang ramai pengunjung. Jadi, jangan terlalu berani untuk mengambil lokasi strategis, demi harapan semata. Cobalah untuk berpikir Realistis dan sesuaikan modal anda dengan harga sewa tempat. Contohnya, ada beberapa bisnis yang memulai dari rumah, hal ini tentu akan menghemat pengeluaran tentang sewa tempat.

2. Kebersihan Sarana dan Tempat

Kebersihan adalah faktor yang penting, kebersihan mempengaruhi minat pelanggan untuk membeli makanan di restoran atau bisnis kuliner anda. Kebersihan restoran, harus selalu dijaga, hal tersebut sudah menjadi pengetahuan umum. Namun, ada beberapa restoran yang mengabaikan atau terlalu lambat untuk membersihkan restoran mereka.

Contohnya, jika restoran anda ramai pengunjung, bersihkan meja setiap pengunjung pergi dari meja. Hal tersebut akan membuat pelanggan selanjutnya yang ingin makan di restoran anda puas akan kebersihan restoran dan merasa diperhatikan. Tentunya tidak ada pelanggan yang ingin makan di tempat kotor bukan?

3. Selera Makanan Pelanggan

Pelanggan memiliki selera yang berbeda-beda. Mungkin ada yang suka dengan rasa pedas, sedang, atau bahkan tidak suka sama sekali. Ada baiknya anda mempertimbangkan tentang selera mereka, dan menanyakan kepada pelanggan apa yang mereka ingingkan. Apakah mereka ingin tambahan saus? atau kuah yang lebih banyak mungkin? Jika anda menanyakan kebutuhan pelanggan, mereka akan senang dan merasa diperhatikan, dengan begitu, mereka akan cenderung kembali lagi ke restoran anda, baik karena rasa ataupun pelayanan anda.

4. Pelayanan yang Kurang Baik

Pelayanan yang kurang baik akan mengusir pelanggan secara tidak langsung. Misalkan saja, saat jam makan siang, ada banyak orang yang mengantri di restoran anda, namun tidak ada tempat sama sekali. Hal ini harus diselidiki, apakah karena kurangnya meja, atau karena koki yang memasak terlalu lama. Hal ini akan membuat calon pelanggan potensial pergi untuk mencari restoran lain untuk makan.

Pelayanan anda terhadap konsumen sangat berarti banyak bagi mereka, mereka cenderung memilih pelayanan yang ramah, jadi tolong ingat bahwa pelayan yang sopan, dengan kata permisi, ada yang bisa dibantu, dan terima kasih akan membuat pelanggan senang. Bayangkan jika anda pergi ke restoran, tentunya anda tidak senang dengan pelayanan yang tidak sopan, atau mengabaikan anda bukan?

5. Harga Terjangkau

Ramah di kantong, adalah slogan bagi bisnis kuliner sepanjang masa. Pelanggan cenderung memilih makanan yang ramah di kantong mereka, tidak mahal, dan enak. Pertimbangkan harga makanan anda sebaik mungkin, namun jangan lupa untuk menghitung harga anda dengan cermat. Jangan sampai anda menjual terlalu murah sehingga anda mengalami kerugian dan tidak bisa membayar sewa tempat dan gaji karyawan.

6. Kemasan Rapi

Kemasan adalah hal yang paling penting bagi pelanggan ketika mereka memesan makanan untuk dibawa. Kemasan yang rapi akan membuat mereka tidak berpikir negatif tentang restoran anda. Contohnya, jika anda membeli nasi goreng, apakah anda lebih memilih makanan anda dibungkus kertas dengan minyak yang membuatnya terlihat kotor atau kotak styrofoam? atau jika anda membeli eskrim, apakah lebih baik anda membeli kemasan plastik atau dengan wadah/cup? Pertimbangkan keinginan konsumen sebaik mungkin.

7. Desain Interior Restoran

Setiap restoran, memiliki desain interior mereka yang unik. Sebelum memulai bisnis kuliner, ada baiknya anda memikirkan konsep restoran anda, apakah anda ingin restoran anda seperti tempat makan keluarga? piknik? atau tempat romantis? konsep alam terbuka? vintage? atau restoran kekinian? Interior yang unik akan menarik pelanggan, dikarenakan pandangan bahwa restoran anda merupakan tempat nongkrong yang unik dan keren. Jangan lupakan kenyamanan pelanggan, karena desain yang muluk akan membuat mereka merasa aneh, dan tidak ingin mengunjungi restoran anda.

Sekian artikel tentang 7 Tips untuk Bisnis Kuliner, semoga bermanfaat.